Tangannya menekan dadaku sekaligus menahan berat badannya. Aku hanya menahan napasku setiap ia menjilati titik sensitif ini. Bokepindo Pantatku sesekali kunaikkan dan menahan napas. Geli.. Aku masih menatap dan menikmati pemandangan indah di depanku. Aku terangsang dan napasku menjadi berat. Padahal dengan memakai kondom, kuharap permukaan kondom yang licin akan mempermudah pekerjaanku. Segera ia menaikkan pantatnya yang bulat dan masih kencang. Masih pintar juga kamu bersilat lidah,” godaku. Kuajak Tina untuk makan malam. Tangannya berada di atas kepala sambil meremas ujung bantal.Kami berguling sedikit dan sebentar kemudian ia sudah berada di atasku. Nanti pasti kulakukan”.Aku belum ingin melakukannya sekarang, hanya sekedar memberikan fantasi dan membuatnya penasaran. Kita.. Beberapa saat kemudian penisku mengeras maksimal. Dengan satu kaki terangkat dan satu lagi dikangkangkannya lebar-lebar ia semakin meracau tidak jelas, “Ouahh.. Aku belum selesai mandi Tina menyusulku ke kamar mandi dengan berbalut handuk sebatas dada.




















