gilaa.. “Akhh.. Bokepindo broot.. kamu hebat Hill..” Chal melakukan gerakan sangat cepat menghentakkan batang kemaluannya sampai berbunyi, Cepaak.. lagi.. “Tekan teruuss Chal..” erang Hilda yg makin lama semakin keenakan. aahk.. Chal merasakan siraman air hangat dari dalam lubang kemaluan Hilda yg terus mengalir membasahi batang dan kepala batang kemaluannya, membuat batang kemaluan itu menjadi mengkilap dan basah.“Kamuu.. Eeh, ternyata Hilda menuruti permintaan Chal dan perlahan jari-jari tangannya meremas dan mulai mengurut ke atas dan ke bawah dan dalam relatif singkat batang kemaluan bule tersebut berdiri dengan kokohnya di tangan Hilda. uuff..” erang Hilda keenakan.Wajah Hilda sudah menengadah ke atas dengan posisi pasrah, sementara tangan kirinya terus mengocok batang kemaluan Chal yg besar dan penuh digenggamannya dengan makin cepat, kadang-kadang diremas batang kemaluan itu dengan kuat tanda dia sudah tdk tahan karena rangsangan yg ada pada sekujur tubuhnya dan bergetar badannya.




















