“ Ris, biasa saja seperti Lita tuh lahap banget, anggap saja aku pacarmu ”, ucapku mengarahkan Risya. Bokep asia Dan ternyata hati kami merasakan hal yang sama, Linda menjawab tanya dihatiku dengan sebuah kecupan hangat di pipi kiriku. Aku tidak sempat mengucapkan terima kasih atau apalah. Sungguh hidupku dan rumah tanggaku berubah 360 derajat, kacau sekali intinya. Apalagi saat pacaran dulu, Linda belum sempat mencicipi bagaimana nikmatnya Penisku,
“ Wah… punya kamu panjang banget ya Ren ”, Puji Linda. Yang jelas aku sering bersama Linda karena perihal tugas, tidak lebih.Jujur saja, sebenarnya aku keberatan sekali jika setiap ada undangan dinas Linda selalu meminta aku untuk mendampinginya, namun karena dia atasanku aku-pun tidak bisa menolak apalagi jam mengajar pagi hari saja. Sesaat mereka-pun terdiam tanpa kata, apalagi Risya dan Astrina yang sangat keberatan karena masih perawan.




















