Tetapi jika kalah aku harus rela melayani teman-teman suamiku yang menang judi. Aku kehilangan mas Ajik suamiku yang dulu sangat perhatian dan sangat romantis.Namun aku tak menyalahkan mas Ajik, karena keadaan yang mengharuskan. Indo bokep “Apa syaratnya, Mas?” tanyaku penasaran. Mas Ajik pun hanya terdiam dan meninggalkanku begitu saja tanpa kata-kata.Sejak saat itulah sifat mas Ajik sedikit demi sedikit mulai berubah. Tak puas karena celana dalamku agak mengganggu, dengan cepatnya sekali gerakan dia melepaskan celana dalamku. Aku dulu bertemu dengan mas Ajik saat bekerja di sebuah perusahaan dan kita sekantor.Saat kita berpacaran, kita juga mengikuti gaya hidup Sex bebas, kita sering melakukan hubungan Sex bervariasi. Ketika aku memasuki kamar tidur dan menemaninya di ranjang, Mas Ajik kemudian memelukku dan menciumku.




















