Terusin lagi yah?”.“Iya deh. Bokep china Begitu pun malam itu. Memang berat sekali hati ini meninggalkan mereka untuk 2 bulan ke depan, tapi demi tugas dan masa depan karirku, kukuatkan batinku. Itu artinya tak lama lagi aku akan dapat promosi. Ya nanti aku terapi lagi …”, kataku iseng.“Ampun deh! Sayup-sayup kudengar suara berisik dari dapur. Dengan demikian, maka pada hari ketujuh kami mengadakan perpisahan sekaligus penutupan training, esoknya kami pulang ke rumah masing-masing. Aku cerita tentang kejadian menggelikan saat training, sedangkan Putri cerita tentang kelucuan-kelucuan anak kami. Mungkin takut terdengar tetangga atau orang yang lewat depan rumah. Saat kedutan-kedutannya sudah mereda kutelentangkan Putri dengan batangku yang masih tetap bersarang di dalam vegy nikmatnya. Lucunya, saat ia bangun dan kuajak tempur lagi dia oke-oke saja. Kulihat ia agak meringis, entah kesakitan, entah keenakan.“Ada apa sayang?”, tanyaku.sambil mengusap rambutnya.“Kok kayaknya ada yang berubah sama punyamu, Mas?”, tutur Putri dengan ekspresi




















