Karena ingin membuat Vinca jadi budak seks gua, gua kembali menghapus nurani gua dan mencoba untuk membuat Vinca tidak bisa berpikir jernih.Gua mulai mencolok memeknya dengan jari gua. “Halo om?” tanya Vinca. Bokepindo “Vin, perhatiin cara nyepong Nana.” Kata gua sambil melirik ke arah Vinca. “Om….” panggil Vinca. Bukanya marah, Vinca malah menyeka cairan tersebut dan dimasukan kedalam mulutnya.“Huahahaha.” Tawa gua dan Nana melihat aksi lonte Vinca. Badan kamu baju peju gitu. Atau sebenernya kamu yang mau om cobel cobel? Ekspresi mukanya semakin takut, membayangkan kontol gua yang besar ini akan menyodok masuk memeknya yang masih perawan. Nana tampaknya juga menikmati sodokan kontol gua di mulutnya. Vinca terdiam sesaat dan akhirnnya setuju untuk gua antar pulang.Setelah sukses ngebujuk Vinca, akhirnya dia mau gua anter. “Belum om. Vinca menggelengkan kepalanya. Wajahnya dilihat lihat memang cantik. Mami nungguin papi di rumah.” Jawab Nana. “i…itu siapa?” tanya Vinca panik. Gua




















