Entah bagaimana awalnya namun yang aku tahu lelaki itu sudah menindih tubuhku dengan tanpa busana. Bokep Pak Herman menekan tubuhku dengan tubuhnya yang besar dan berat. ancamnya serius. ibu memanggilku dan diajaknya bicara secara khusus.Begini Cyn, kata ibu waktu itu. Ada beberapa surat ketinggalan. Ayahku sudah sekitar 3 tahun meninggal dunia, meninggalkan ibu dan anakanak, aku dan adikku Charles yang masih kecil. Sebenarnya aku sudah curiga, sebab Pak Herman (aku memanggilnya Pak karena teman ayahku) yang rumahnya jauh sering datang minum jamu dan ngobrol dengan ibuku. Ibu masih muda dan cantik, tentunya ia butuh seseorang untuk mendampinginya, melanjutkan kehidupan. Namanya Sutoyo, usianya sama dengan ibuku, 42 tahun. Sesudah itu ibu diboyong ke rumah Pak Herman , dan rumah kami, kios dan segala isinya menjadi tanggung jawabku. Aku menikmati dengan sungguhsungguh, Luar Biasa!Pada akhir permainan Pak Herman terlihat amat puas dan begitu juga aku.




















