Enak Non?” tanya Pak Fahri ingin mengetahui respon pelanggan mancanegaranya.Jill mengangguk, “very nice, ini enak sekali Pak!” katanya puas.“Hehehe…bagus deh, saya ke atas dulu yah sebentar” kata pria itu lalu masuk ke dalam.Ia naik ke atas sebentar untuk melihat keadaan putranya. Bokep indo terbaru Dilumat, dihisap, dikenyot, dikulum, bibir Jill habis-habisan diserbu Pak Fahri. Mendengar sanjungan pria itu, Jill tersenyum simpul dan berterima kasih atas pujian itu.“Maaf permisi sebentar Non Jill, saya mau tutup warung dulu, ini udah waktunya” Pak Fahri permisi setelah melihat jam menunjukkan pukul tiga lebih seperempat.“Ooh sorry, sepertinya saya harus cepat-cepat menghabiskan makanan saya” kata Jill.“Ga…ga apa-apa Non makan santai aja dulu, lagian ini hujannya besar sekali, tunggu aja dulu di sini, kalau hujannya udah berhenti baru pergi”“Okay kalau begitu, saya tunggu”Pak Fahri pun menutup warungnya, ia menarik pintu lipat dari papan kayu itu lalu mencantelkan gembok tanpa menguncinya.“oh ya, Pak..istri bapak dimana?” tanya Jill










