“Mama kirain kenapa ? ” tanyaku minta izin sambil memandang ke arah nya. XNXX pelaaan…sayyyy….aaang, saaa…kiiitt, mama sudah lama enggak pernah lagi”, kudengar bisik mama didekat telingaku. “Sudah… maaass…..suuuuukk….saaa…. Blesssss…. sekarang.yaaaa..maaaaa” ? “Ah, mama ini kok nanyanya yang enggak2 sih “? Tanpa berlama lama walaupun aku masih ragu, segera kutarik turun cd nya dan ketika bagian bawah pantat mama sulit kutarik, mama malah membantunya dengan mengangkat badannya sedikit sehingga cd nya dengan mudah kupelas dari kedua kakinya. Dapat kurasakan cairan lendirnya yang sudah semakin membasahi vagina mama yang indah itu. ” desisku. bukan anak TK lagi, masak sih aku masih kecil ? Boleh ya Mah pegang dikit ?”
“Tuh kan….. ”sahutku sambil kuremas memek mama dan kueluskan jariku dibelahan memek mama yang masih terasa basah oleh air maniku. “Sudah bangun saayaaang.




















