Fantasiku semakin liar dan sedetik kemudian aku tarik Wanda ke tempat dudukku. Bokep cina Goyangannyapun semakin liar. “Kirain gak bakal datang,” ujar Dimas kepadaku dan aku balas dengan permohonan maaf karena malam itu lalu lintas Jakarta sedang macet-macetnya. Dalam hati aku berpikir, ide bagus juga, Santi, istri Dimas orangnya cantik dan perawakannya semampai meski sudah memiliki dua anak. “Ya pa, ada apa?” sahut Wanda. Badan terasa lemas sekali, akupun tergolek di samping tempat duduk yang tersisa dan mencium lengan kirinya. aku boleh gak entotiin Santi?”, istriku kemudian menjawab, “sana gih.” Aku kemudian menghampiri Dimas dan meminta ijin untuk menikmati tubuh Santi. Erangan nikmat Santi yang sedang dijilati suaminya menambah semangatku untuk memompa memek istriku. Aku kemudian menjilat memek Santi yang bulu-bulunya nampak belum lama ini dicukur.




















