Sampai ketemu.” Pamitku.“Eh, Mas, Mas Ray! Bukankah ____ (nama partai) baru besok kampanyenya?”.“Biarin Mas, daripada besok dikuasai partai lain?”.“Memang akan terus di sini? Bokep cina Politik? Dan Diana pun merasakannya.“Aduh Mas Ray, udah mentok, jangan dipaksain teken lagi, perut saya udah kerasa agak negg nih, tapi nikmat…., aduh…, barangmu gede banget sih Mas Ray…”Aku mulai memundur-majukan pantatku, sebentar kuputar goyanganku ke kiri, lalu ke kanan, memutar, lalu kembali ke depan ke belakang, ke atas lalu ke bawah. Peace!)Diana menggandengku. Hahaha.”Dia ikut tertawa.Aku mengambil rokok dari saku depan kemejaku, menyalakannya. Usianya baru 18 tahun, tapi tidak mendaftar pemilu tahun ini. Waktu teriak, ikutan teriak. Aku berhenti, lalu aku bertanya kepada Diana“Diana kamu udah pernah dijilatin itunya?”“Belum…, kenapa?”.“Mau nyoba nggak?”.Diana mengangguk perlahan.Takut ia berubah pikiran, tanpa menunggu lebih lama lagi langsung aku buka celana dalamnya, dan mengarahkan mulutku ke kemaluan Diana yang bulunya lebat, kelentitnya yang memerah dan baunya yang




















