Aku terus mendrong masuk sampai aku merasakan sesuatu yang tispis menahan jalan masuk penisku. Bokepindo Akhirnya penisku hanya kugesek-gesekkan di bagian depan vaginanya saja. Rasanya tak dapat kubayangkan sampai akhirnya dia semakin erat menjepit kepalaku dengan pahanya sambil mengerang-erang kenikmatan.‘Ayo Mas teruuusssss…Acccch….ahhhh…ahhhh’Dan akhirnya kurasakan vaginanya semakin banjir dan keluar cairan putih yang kental, walau tak begitu banyak seperti punyaku ketika aku onani, namun aku bisa merasakan asin dan gurihya cairan itu.‘Udah mas, aku dak kuat…ntar kita kebablsan lagi…..’‘Terus aku gmn?’ Masak aku belum apa-apa kita mau berhenti? Alhasil penisku mengacung lagi dengan sempurna. Aku terus mendrong masuk sampai aku merasakan sesuatu yang tispis menahan jalan masuk penisku. Kisah ini terjadi sekitar 10 tahun yang lalu ketika aku masih kuliah di sebuah PT swasta di kota dekat tempat tinggalku. Aku juga mulai menciun vaginanya dari luar CD yang semakin lama kelihatan semakin basah kuyup.




















