Lalu dia berdiri dari duduknya, Kamu tunggu sebentar ya, di rumah. Bokep indo terbaru Agak sakit Pak. Emang sempat dibaca semua, ya Pak?.Dia menjawab sambil memasukan sesendok penuh nasi goreng ke mulutnya, Yaa..aah, belum semua. Rupanya air maninya sudah keluar dan segera dia mengeluarkan penisnya dan merebahkan tubuhnya di sebelahku dan tampak dia masih terengahengah.Setelah semuanya tenang dia bertanya padaku, Gimana, Dya? Lalu aku memancing, Kok, tadi ada yang begituan.Dia bertanya lagi, Yang begituan yang mana. Kemudian Pak Irfan masuk membawakan handuk khusus untukku. Kita makan aja, yuk. Sekedar mau tahu aja rumah bapak. Rupanya dia sudah betulbetul terbius nafsu dan tidak ingat lagi akan kehormatannya sebagai Seorang Guru. Kemudian aku agak tersenyum dan tertidur karena memang aku lelah, tetapi aku tidak tahu apakah Pak Irfan juga tertidur.Sekitar pukul 17:00 aku dibangunkan oleh Pak Irfan dan rupanya sewaktu aku tidur dia menutupi sekujur tubuhku dengan selimut.




















