Dari semua hal menyakitkan, kata-kata ibu yang paling menyadarkan bahwa apa yang aku lakukan sangat salah. Bokepindo Dan itulah yang terjadi, mas Deden sering menghabiskan makan malam bersamaku ketimbang di rumah bersama istrinya. Aku ingin mas Deden menjadi milikku. Aku bisa saja mengubur rapat perasaanku hingga tidak ada orang yang tahu, tapi aku menikmati perasaan ini, bahkan aku ingin lebih. Jika itu adalah hukuman Tuhan, maka aku bersedia menerimanya. Hatiku juga terluka, walaupun aku memang pantas mendapatkannya. Setelah berbagai tes yang kujalani, aku diterima bekerja di sana. Tidak usah bertanya tentang harga diri, karena sejak aku memutuskan untuk memulai cinta terlarang dengan mas Deden, aku sudah melupakan apa itu harga diri. Sampai akhirnya, aku dipanggil oleh atasanku dan pihak HRD.




















