Sementara si peri nakal dengan sepasang tanduk kecilnya tampak tersenyum manis sambil menggelitikku dengan trisula godaannya yang makin tidak ter-elakan lagi. Aku nggak enak” ucapnya namun tangannya mulai merayap ke atas kebagian paha-ku. Bokepindo Dia pasti merasa kalau aku memandangnya dengan tatapan yang tidak pantas. Bramanto memperbaiki posisi duduknya. “Iya bu.. Segenarnya sih nggak juga.. Terlihat pandangan khas seorang laki-laki yang memandang wanita di depannya ini sebagai objek sex yang siap memenuhi nafsu sesuai seleranya. Mereka sudah sering begituan disini” ujar Bramanto menimpali. Ya nggak juga sih.. Gerakan itu sengaja aku lakukan dengan agak demonstratif. Walaupun aku cuma pipis tapi ada semacam sense of privacy-ku yang dilanggar dengan kehadiran dua pria ini kendatipun aku juga sadar kalau mereka juga pasti tidak menyangka aku akan ke sini.Kulihat Hendra senyum-senyum kecut menatap-ku dengan tatapan tolol-nya sedangkan Bramanto terlihat salah tingkah dan tidak berani memandang wajahku.




















