“aku dulu ya” kata Aulia kepada Neni dan Mifta. Bokepindo Aulia berkulit putih bersih, dengan tinggi semampai, wajahnya manis khas orang sunda, karena memang ia adalah keturunan sunda. Aulia kemudian membuka ritsleting celanaku, dan mempelorotkan celana ku beserta dalamannya. “Hmmm…kalo begitu saya periksa dulu ya, nanti kalian bertiga datang kerumah saya hari Minggu pagi, kita lanjutkan diskusinya dirumah saya” kataku
“baik pak, boleh kami minta alamat rumah bapak, sekalian no HP nya pak” kata Aulia padaku
“ini” aku kemudian memberikan kartu namaku kepadanya. Aku kemudian memeriksanya dengan seksama. “boleh saja terserah kalian, kalian tahu kan cara pengambilan yang baik supaya keadaan sperma maksimal” kataku yang sudah terangsang berat. “Hehe..kalo gini bapak pasti bentar lagi keluar, kalo keluar bilang-bilang ya pak” kata Aulia yang kemudian langsung mengocok penisku dengan vaginanya dengan kecepatan tinggi sambil terus meremas penisku dengan otot-otot vaginanya.




















