Aku belajar menahan nafas dan sesekali saat kurasakan aku hendak mencapai puncak, aku menghentikan kocokanku. Bokepindo – Haha.. Terus.. Aku pengen kita bercinta lagi..” Karena waktu itu aku juga baru saja ber-SMS dengan Tante Yeni, refleks tanganku mengirimkan SMS itu ke Tante Yeni! Akhirnya aku memilih tenang. Kurang dari semenit kemudian dia sudah memakai bra dan kemejanya kembali. Entah mengapa, berbeda dengan menghadapi Lucy, Ria dan Ita, aku merasa aneh berdiri di depan seorang wanita mungil yang usianya di atasku. Aku mencoba mengangkat wajahnya lagi. Apalagi kemudian Tante Yeni memintaku untuk memberikan kursus privat komputer pada Edy dan Johan, dua anaknya yang masing-masing kelas duduk di kelas 1 SMP dan kelas 6 SD. – Ngos-ngosan dan rambutnya semakin acak-acakan terkena keringat. Aku seperti maestro yang sangat ahli melakukan tugasnya. Tante Yeni menyandarkan kepalanya ke dadaku. Cepat.. Kamu tidak – keberatan kan aku memelukmu?” akhirnya Tante Yeni berbicara.




















