“Bapak…lepasin..jangan…” aku coba mengelak. Bokep colmek Setelah sarapan, Bapak meminta ku untuk men cek data kantor yg ada di laptopnya. Yang pasti…setiap hari, kami selalu bisa oral seks. Ssssrrr…..aku langsung berdesir… Aku ikuti langkah Bapak ke ruanganya.Kami sarapan berdua diruangan itu, berhadap2an.Sambil berbincang2 ringan mengenai pekerjaan. “hm…kamu udah datang..”jawabnya. Setelah itu kami tidak berkata2 lagi sampai balik ke kantor. Hal ini terjadi berulang ulang tiap kali kami keluar kantor.Kadang Bapak memegang daguku, lenganku, dahi ku, kepalaku, bahkan Bapak pernah membelai leherku. Setelah itu kami tidak berkata2 lagi sampai balik ke kantor. Dikantor, ruangan aku dan ruangan bos ku berdekatan.Beliau berusia 46 tahun, berbadan tegap, dan berbulu.Jantan sekali.Kami bertemu tiap hari, dan setiap transaksi, kami selalu melakukannya berdua. Tidak jarang Bapak juga mengajak ku makan siang diluar. Aku yang hanya manusia biasa, lama2 tidak lagi mampu menahan hasratku.Sampai suatu hari pada hari libur, Bapak memintaku untuk tetap datang ke




















