Nikmati kontolku. Bokep Aku menjamin hal itu, karena kami merupakan teman-teman senasib.Susi juga mengenalkan para pelanggannya padaku. Kalau ketahuan teman aku bilang ini punya istri, sebagai obat kangen, agar selalu ingat istri. Di dalam motel yang mewah ini, berbagai makan, minuman dan buah-buahan dia pesan untuk menyenangkan aku. Pandangannya wajar saja. Mereka juga berharap kalau suatu saat mereka berkesempatan ke kotaku akan mendapatkan sambutan ramah pula dari teman-teman waria kotaku. Tanpa banyak macam-macam dia mendorongku ke ranjang. Sekitar jam 3 pagi, aku diantar pulang oleh Pak Kharisma hingga sampai di depan pintu pondokan.Sesudah tidur sekitar 4 jam, aku terbangun dan bersiap diri ke tempat seminar. Sungguh meruntuhkan imanku. Dari raut muka dan pandangan matanya sepertinya dia benar-benar tidak tahu siapa sesungguhnya aku.“Arwan”, dia tidak menyebutkan nama sesungguhnya,
“Wina”, sahutku sambil menyambut uluran tangannya.




















