Ternyata kakek Jajang memasukkan juga penisnya ke dalam vaginaku yang masih “berisi” penis kakek Heru. Bokep hot Karena umur mereka dibilang cukup senja; Aku memanggil mereka dengan sebutan kakek.Sambil melihat kedua kakek itu, aku melanjutkan memainkan vaginaku…..asshhhh……timbul keinginan dalam hatiku ingin sekali digagahi oleh kedua “pemuda” itu. Kepalaku dipegang kakek Heru dan dikulumnya mulutku…diciumnya leherku; sungguh lihai kakek Heru mengetahui titik birahi seorang wanita. Sedangkan kakek Jajang masih asyik menjilat vaginaku.“Oohh……..Sari mao sampe puncak nih, Kek.” teriakku.Untuk yang keempat kalinya aku mencapai orgasme; baru kali ini aku merasakan sensasi dalam hubungan badan. Tidak digubrisnya teriakkanku malah dengan liarnya kedua kakek ini secara bergantian mengenjot vagina ku dengan cepat.“Oohhh….aahhhhh….ampun, Kek…..ampun, Kek.” teriakku sambil kuremas seprei karena menahan sakit.Tiba-tiba rasa sakit itu berubah menjadi rasa nikmat yang tiada tara.




















