“Ya.. Wajahnya memerah dan bibirnnya yang seksi terbuka lebar, segera kulumat bibir terbuka itu dengan pagutan dan iapun membalasnya dengan penuh nafsu. Bokep montok “Mas Rey mau kan?” aku mengangguk pelan tanda setuju membantunya. Ada raut kegelisahan di raut wajah Anna yang kadang kulihat melalui kaca kecil didepan mobilku, terkadang ia tajam menatapku seakan ingin menyampaikan sesuatu tapi setelah lama menatapku akhirnya ia tertunduk dengan menghela nafas panjang seakan ingin menghilangkan beban berat yang menghimpitnya. nikmat kan..?”
“.. ” Hooh.. En.. Mass..” akhirnya dengan sedikit tekanan kecil amblaslah senjataku kedalam liang sorgawi Milla yang masih sangat rapat dan sempit. Tapi ini kami lakukan karena rasa cinta diantara kami dan Milla pun menyerahkan yang paling berharga dalam hidupnya sebagai seorang wanita dengan rela dan di dasari cinta diantara kami. Anna ga tahan.. Jam digital di dashboard mobilku menubjukan pukul 16:24 ketika mobil yang ku bawa memasuki garasi motel yang selanjutnya




















