Ooohh..!” desah Marissa.“Aaahh..” puas diriku berejakulasi pada rahim Marissa seiring sprema yang menyembur tumpah ruah ke rahimnya lalu terkulai lemas di sisi Marissa.Lalu aku membelai-belai rambutnya yang panjang terurai itu sambil berbisik,“Aku pasti mengawinimu Chacha.. Indo bokep Jangan macem-macem, nanti jam 18.00 aku kembali,” ujarku sambil membiarkannya terikat tanpa menyumbat mulutnya.Dua hari sudah aku menyekap Marissa di rumahku. Haa..!”Sejenak wajah cantik yang agak tenang itu berubah khawatir.. Jam 13.00 aku mampir ke rumah untuk melihat keadaan tawananku.“Halo Chacha.. Haa!!”Sia-sia saja dia karena aku memakai topeng twinky winky teletubbies. Jangan”Lalu aku bopong Marissaku yang terikat itu ke kamar tidur yang satu lagi di apartemanku. Di kamar itu sudah aku siapkan kamera ccTV yang sangat kecil terpasang tepat menyoroti tempat tidur sehingga aku dengan mudah memonitor keberadaannya dari kamar tidurku.Malam itu aku membiarkan Marissa ‘menikmati’ keberadaannya di kamar itu.




















