Didampingi seorang ajudan dan orang yang menjemputku tadi, masuklah bapak pejabat itu, segera kukenali bahwa dia adalah seorang pejabat yang masih aktif pada sebuah departemen yang cukup disegani, namanya sebut saja Om Bony. Begitu bernafsunya beliau mengulum hingga tubuhku terdorong ke belakang, terduduk di meja sebelah TV. Bokep china Matanya terpejam ketika tanganku mengocoknya. “Kulepas dulu ya Om, biar nggak terlalu ribet dan lebih santai” kataku sembari melepas blazer hitam yang menutupi tubuhku.Sesuai pesan dari GM yang membooking, aku diminta mengenakan pakaian resmi seperti orang kantoran, biar nggak terlalu mencolok, katanya. Ternyata tak sampai 15 menit bel kamar berbunyi, segera kusambut kedatangan beliau yang katanya pejabat tinggi itu.




















