Namun tak menunggu lama, kembali seorang pria di antara 4 pemuda itu berlutut di hadapanku, bagai pelacur profesional segera kutangkap kemaluannya dan kuarahkan ke mulutku. Bokep ojol Tangan pemuda itu memaksa pahaku terbuka dibantu dua lututnya yang kini berada di antara kedua pahaku itu…dan satu sentakan benda keras dengan kasar memaksa masuk mulut vaginaku membuatku terbelalak dan nyaris pingsan, rasa sakit yang ditimbulkan sebanding dengan sakitnya bathinku karena harga diri dan kehormatanku direnggut paksa pemuda yang kuperkirakan temannya Randy, anakku. Oke mah…Randy akui kalau sering bolos kuliah, tapi bukan karena jadi pecandu. Pria itu terus menggumuliku, membisikan kata-kata mesra ditelingaku mengiringi suara becek dua kelamin beradu..dan kuyakin wajahku memerah merasakan orgasme bergetar di sekitar rongga vaginaku. Randy segera menutup tubuh telanjangku dengan selimut dan menarikku keluar kamar untuk di bawa ke kamarnya yang ternyata hanya selisih dua pintu dari tempat terjadinya peristiwa mesum itu.




















