Sesekali aku jilati ujung kontolnya sambil beristirahat. Sebelum melangkah keluar, Pak Kusrin seperti biasa mengeluarkan beberapa lembar uang ratusan ribu dari dompetnya.Kali ini uang itu dia gulung dan diselipkannya ke dalam memekku yang masih saja mengucurkan sisa-sia air maninya.Setelah hilang lemasku, aku raih pakaianku yang terserak di lantai dan berjalan masuk menuju kamarku sambil tetap telanjang. Bokep tobrut Aku terkesiap. Di sini, di kamar ini, untuk pertama kalinya aku melayani laki-laki. Aku tidak menyesali pengorbananku, namun aku menyesali mengapa aku begitu menikmati persetubuhan itu. Sementara tangan yang satu lagi aku pergunakan untuk memilin-milin pentil buah dadaku.Tanpa sadar mulutku terbuka lebar mendapatkan kenikmatan rangsangan itu. Saya harus mengeruk tabungan untuk melunasinya.




















