Lupakan aja,” kataku dengan cuek.“Tapi jujur aja, punya kamu gede juga loh, hihihi…”Aku hanya geleng-geleng kepala mendengar penuturan tanteku ini. Setelah pamanku berpesan untuk selalu menjaga kesehatanku, ia juga berpesan untuk menjaga tanteku. Bokep Bagaimana kalau aku tunjukkan lagi ya barangku ke Tante sekali lagi? Kemudian aku ke kamar mandi dan melepas handukku. Pasti kamu VC sama si Tania kan semalam.”“Kok Tante bisa tahu sih?” tanyaku yang agak sedikit terkejut dengan terkaan tanteku ini.“Emang kamu kira selama ini Tante gak tahu kamu dekat sama siapa?” tanyanya balik sambil tersenyum.Aku hanya mengangguk sembari tersenyum. Sekilas aku dapat mencium bau harum tubuhnya. Kalau masuk ketuk dulu napa,” protesku sembari mengikat handukku betul-betul agar tidak lepas.“Hihi… maaf deh. Namun untuk bawahanku, biarlah hanya celana pendek ini saja. Namun untuk bawahanku, biarlah hanya celana pendek ini saja. Aku mengambil nasi dan lauk paukku.“Makan, Tante,” ujarku dengan sopan.“Iya,” jawabnya dengan singkat sebelum




















