Maklum Aku belum pernah masuk ke kamar Tifa sebelumnya.“Kak, Tifa mau minta tolong nih!” katanya sambil menatapku manja.“Kakak mau nggak membantu Aku menyelesaikan tugas ini, soalnya besok sudah harus dikumpul.” kata dia setengah merengek.“Oh, maksudnya kamu mau minta tolong agar Aku membantu kamu mengerjakan tugas itu? Bokep cina Kak cepat kak, cepat kak.” sambil menggeliat.Ia merapatkan pahanya. Setelah kami mengerjakan tugas itu sekitar 30 menit, tiba-tiba Tifa berhenti mengerjakan tugas itu. Kini semuanya mengaliri dan menggetarkan seluruh tubuh Aku mulai dari ubun-ubun sampai ujung kaki Aku.Akhirnya, “Srett.. Ia terus mencium Aku dan kini ia melepaskan kaos yang Aku pakai lalu membuangnya di samping ranjang.“Tifa, ada apa ini?” tanya Aku setengah tidak percaya dengan apa yang sedang ia lakukan.Tetapi ia tidak memperdulikan kata-kata Aku lagi.





















